THEOS
Tahukah anda bahwa negara tetangga kita di ASEAN yaitu Thailand, mempunyai satelit untuk keperluan observasi permukaan bumi yang bernama THEOS. THEOS (THai Earth Observation System) diluncurkan menggunakan kendaraan peluncur bernama Dnepr diĀ wilayah Yasny-Rusia, pada tanggal 1 Oktober 2008. Resolusi spasial dari citra yang dihasilkan yaitu 2 meter untuk citra pankromatik (hitam-putih), dan 15 meter untuk citra multispektral (berwarna). Citra multispektral mempunyai 4 band dalam spektrum VNIR (Visible-Near InfraRed), sedangkan citra pankromatik mempunyai 1 band dalam rentang panjang gelombang 0.45 sampai 0.90 mikrometer.
Pada titik nadir, satelit THEOS merekam gambaran permukaan bumi dengan lebar 22 km untuk sensor pankromatik dan 90 km untuk sensor multispektral.
Satelit THEOS juga mampu menghasilkan citra stereo yang berguna untuk menghasilkan data relief dan elevasi suatu wilayah berupa DEM (Digital Elevation Model). Metode yang digunakan untuk mendapatkan citra stereo ini yaitu satelit merekam suatu wilayah pada dua sudut pengambilan yang berbeda, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4 dibawah ini.
Berikut ini rangkuman karakteristik dari satelit THEOS :
Walaupun dibuat serta dikembangkan bukan oleh engineer Thailand, namun berdasarkan kesepakatan bersama antara pemerintah Thailand lewat Kementerian Sains dan Teknologi Antariksa Thailand dengan pihak pembuat dari satelit THEOS ini yaitu EADS Astrium, para engineer Thailand di training oleh team pengembang EADS Astrium, sehingga terjadi transfer ilmu yang sangat berharga di masa yang akan datang dalam pengembangan satelit di negara tersebut.
Ngomong-ngomong Indonesia kapan ya?
Referensi :
http://space.skyrocket.de/doc_sdat/theos.htm







One Comment
Leave a CommentTrackbacks