75 Comments

JUAL CITRA SATELIT

Jual Citra Satelit

Map Vision Menawarkan Data Citra Satelit dan DEM dari Berbagai Vendor

JUAL CITRA SATELIT Map Vision Indonesia menawarkan data citra satelit berbagai resolusi dari berbagai perusahaan satelit observasi bumi, dengan detailnya adalah sebagai berikut:

Ket: Untuk menuju page data citra satelit atau DEM masing-masing, silahkan Anda klik pada masing-masing tulisannya.

1). JUAL CITRA SATELIT RESOLUSI SANGAT TINGGI (0.3 METER1.5 METER):

2). JUAL CITRA SATELIT RESOLUSI TINGGI (2.5 METER – 6 METER):

3). JUAL CITRA SATELIT RESOLUSI MENENGAH (10 METER – 20 METER):

Kami juga menjual data Digital Elevation Model (DEM), dengan detailnya adalah sebagai berikut:

4). JUAL & OLAH DIGITAL ELEVATION MODEL (DEM):

Untuk mengetahui ketersediaan data citra satelit atau data DEM dari area yang akan diorder serta agar luas area order yang akan diorder lebih presisi, kami mengharapkan bantuan data area yang akan diorder berupa data dengan ekstensi Shapefile (.shp), Google Earth Files (.kmz atau .kml), AutoCAD Files (.dxf atau .dwg) atau dapat berupa data titik-titik koordinat (dengan sistem proyeksi UTM atau Geographic), atau ingin mengetahui biaya pengolahan dan mapping menggunakan data citra satelit, Anda dapat mengirimkannya ke alamat email berikut : mapvisionindonesia@gmail.com atau cs@mapvisionindo.com.

Untuk melakukan order data citra satelit dan data DEM atau ingin mengetahui informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi kami pada media berikut:

MAP VISION INDONESIA “Create Your Vision with a Map”
Official Website: mapvisionindo.com
E-mail: mapvisionindonesia@gmail.com atau cs@mapvisionindo.com
Mobile Phone: 0857 2016 4965
Facebook: Page Map Vision
Twitter: @map_vision
Google+: +Map Vision

Mengenal Citra Satelit

Citra satelit merupakan gambaran permukaan dan dekat permukaan bumi yang direkam oleh satelit observasi bumi yang berada di luar angkasa yang berjarak ratusan kilometer dari paras bumi.

Perlu ditekankan di sini bahwa citra satelit yang kami jual merupakan citra satelit yang memperlihatkan kenampakan objek-objek di permukaan & dekat permukaan bumi, berhubung data citra satelit sendiri sangatlah luas, tidak terbatas hanya menunjukkan beragam objek yang terdapat di paras dan dekat paras bumi. Sebagai contoh, terdapat satelit yang “tugasnya” merekam kenampakan permukaan planet lain seperti Satelit Venera asal Rusia yang merekam tampilan permukaan Planet Venus.

Citra satelit yang kami jual terdiri dari dua jenis yaitu citra satelit yang dihasilkan oleh satelit dengan sensor pasif serta sensor aktif.

Pengertian satelit sensor pasif sendiri yakni satelit yang memanfaatkan sumber tenaga luar pada proses perekaman permukaan bumi. Sumber tenaga eksternal satelit yang utama yaitu sinar matahari yang memancarkan radiasi gelombang elektromagnetik yang bergerak menuju permukaan bumi. Namun tidak semua gelombang gelombang elektromagnetik dapat mencapai permukaan bumi, karena sebagian “dihadang” oleh atmosfer. Objek-objek yang terkena gelombang elektromagnetik yang berhasil melewati “hadangan” atmosfer akan memberikan respon atau interaksi terhadap gelombang elektromagnetik tersebut, dimana interaksi terutamanya berupa pantulan akan ditangkap oleh sensor satelit.

Satelit Sensor Pasif

Gambar 1. Satelit dengan Sensor Pasif
(Image Copyright: CCRS/CCT)

Dengan mengandalkan sumber tenaga bukan dari satelit itu sendiri, maka proses perekaman hanya dapat dilakukan ketika matahari sedang bersinar. Oleh karena itu, perekaman di malam hari tidak dapat dilakukan oleh jenis satelit dengan sensor pasif.

Selain itu, citra satelit juga akan ikut menampilkan awan (baik awan tipis dan tebal) beserta bayangannya jika ketika pada proses perekamannya area tersebut sedang diliputi awan, sehingga akan mengurangi informasi keberadaan objek-objek yang terdapat pada area yang terkena tutupan awan dan bayangannya. Namun walau begitu, dengan kemajuan software pengolahan citra satelit, keberadaan awan dan bayangannya dapat direduksi bahkan dihilangkan.

Produk citra satelit dari satelit sensor pasif ini merupakan produk utama yang kami jual, seperti Citra Satelit Pleiades-1A, Pleiades-1B, WorldView-1, WorldView-2, WorldView-3, WorldView-4, SPOT-6, SPOT-7, serta beragam citra satelit lainnya.

Sebelumnya telah dibahas pengertian terkait satelit sensor pasif. Sekarang mari kita beranjak menuju pembahasan satelit dengan sensor aktif.

Berkebalikan dengan satelit sensor pasif, satelit dengan sensor aktif mempunyai sumber tenaga sendiri, yang memungkinkan untuk melakukan perekaman di malam hari.

Satelit Sensor Aktif

Gambar 2. Satelit dengan Sensor Aktif
(Image Copyright: CCRS/CCT)

Saat ini, tekonologi Radio Detection and Ranging (RADAR) serta laser, merupakan dua teknologi yang banyak digunakan sebagai sumber tenaga satelit dengan sensor aktif. Penggunaan teknologi RADAR dengan pemanfaatan gelombang elektromagnetik pada sebuah spektrum tertentu, membuatnya dapat “menembus” awan sehingga tampilan citra satelit yang dihasilkan dapat bebas awan.

Biasanya, tujuan utama pengoperasian satelit dengan sensor aktif yaitu untuk melakukan deteksi perubahan penggunaan lahan yang terjadi pada sebuah area, serta mendapatkan produk turunan berupa data topografi seperti Digital Elevation Model (DEM).

Produk citra satelit dengan teknologi RADAR yang kami jual dan olah saat ini yaitu IFSAR, WorldDEM, serta berbagai data citra RADAR lainnya.

Kategori Citra Satelit

Produk citra satelit yang kami jual yang merupakan hasil dari perekaman dari satelit dengan sensor pasif, terdiri dari tiga kategori, yang kami kelompokkan berdasarkan tingkat resolusi spasialnya, yakni sebagai berikut:

  • Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi (0.15 Meter1.5 Meter)

Berdasarkan beberapa literatur yang kami baca, citra satelit dengan resolusi spasial minimal 1 meter tergolong kepada citra satelit resolusi sangat tinggi.

Merujuk hal tersebut, kami memasukkan data citra satelit yang kami jual berikut yang termasuk ke dalam citra satelit resolusi sangat tinggi:

  • HD 15 cm dari Maxar Technologies: Resolusi Spasial Kelas 15 cm (0.15 meter);
  • WorldView4 dan WorldView3: Resolusi Spasial Kelas 30 cm (0.3 meter);
  • KOMPSAT3A: Resolusi Spasial Kelas 40 cm (0.4 meter);
  • KOMPSAT3, SkySat, GeoEye1, WorldView1, dan WorldView2: Resolusi Spasial Kelas 50 cm (0.5 meter);
  • QuickBird: Resolusi Spasial Kelas 60 cm (0.6 meter);
  • KOMPSAT2 dan Ikonos: Resolusi Spasial Kelas 1 meter;
  • SPOT6 dan SPOT7: Resolusi Spasial Kelas 1.5 meter.
Citra Pleiades

Gambar 3. Data Olahan Citra Satelit Pleiades1A (4 Band) Resolusi Spasial Kelas 50 cm (0.5 m) Warna Natural Kota CilegonBanten Skala 1:2,500 yang Merupakan Salah Satu Contoh Data Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi
(Image Copyright: Airbus Defence & Space; Courtesy of Map Vision)

Sebagai catatan, pihak Maxar Technologies memberlakukan sistem kelas terhadap citra satelit yang dijualnya, terutama untuk citra satelit dengan resolusi spasial tertinggi milik mereka yakni WorldView-3 dan WorldView-4, yang dapat dibeli dalam resolusi spasial kelas 30 cm, 40 cm, dan 50 cm. Untuk Citra Satelit GeoEye-1 terutama pada perekaman dari tahun 2008-2013, terdapat opsi resolusi spasial kelas 40 cm, berhubung pada rentang waktu tersebut resolusi spasial Citra Satelit GeoEye-1 pada posisi nadir dapat mencapai 41 cm (0.41 m).

Untuk data Citra Satelit SPOT-6 dan SPOT-7 yang mempunyai resolusi spasial kelas 1.5 meter, kami memasukkannya ke dalam kategori ini berhubung terdapat gap yang cukup jauh dengan citra satelit dengan resolusi spasial di bawahnya yang kami jual.

  • Citra Satelit Resolusi Tinggi (2.5 Meter6 Meter)

Selain untuk kategori citra satelit resolusi sangat tinggi yang penentuannya berdasarkan beberapa literatur yang kami baca, sebenarnya tidak ada standar dari suatu badan terkait pengelompokkan data citra satelit berdasarkan resolusi spasialnya. Oleh karena itu pembuatan kategori citra satelit dapat dibilang subjektif serta bersifat dinamis.

Bersifat dinamis dalam artian range resolusi spasial yang masuk dalam sebuah kategori dapat berubah seiring dengan tingkat resolusi spasial yang tersedia di pasaran. Sebagai contoh, saat ini yang termasuk kategori citra satelit resolusi sangat tinggi adalah citra satelit yang berada pada range resolusi spasial 0.15 meter (15 cm) sampai dengan 1 meter. Pada masa mendatang range ini dapat saja berubah seiring dengan tersedianya citra satelit yang mempunyai resolusi spasial lebih tinggi lagi contohnya 0.1 meter (10 cm). Selain itu, mungkin di masa mendatang juga terdapat revisi terkait tingkat resolusi spasial yang termasuk dalam sebuah kategori. Misalnya, di masa mendatang yang termasuk dalam citra satelit resolusi sangat tinggi adalah citra satelit yang mempunyai resolusi spasial minimal 0.7 meter (70 cm) dan bukan lagi 1 meter (100 cm).

Untuk kategori citra satelit resolusi tinggi yang kami jual, kami menetapkan citra satelit dengan resolusi spasial yang berada pada range 2.5 meter hingga 6 meter, termasuk dalam kelompok tersebut.

Dan berikut ini citra satelit yang termasuk kategori mempunyai resolusi tinggi:

  • ALOS PRISM dan ALOS FUSI: Resolusi Spasial Kelas 2.5 meter;
  • Planet Scope: Resolusi Spasial Kelas 3 meter;
  • RapidEye: Resolusi Spasial Kelas 5 meter;
  • SPOT6 & SPOT7: Resolusi Spasial Kelas 6 meter.
Citra SPOT

Gambar 4. Data Olahan Citra Satelit SPOT6 (4 Band) Resolusi Spasial Kelas 6 Meter Warna Natural Wilayah Muara MuntaiKutai Kartanegara Skala 1:25,000
(Image Copyright: Airbus Defence & Space; Courtesy of Map Vision)

Sebagai informasi untuk data Citra Satelit ALOS PRISM, ALOS FUSI, dan RapidEye, yang tersedia hanya data arsip, berhubung Satelit ALOS dan RapidEye sudah berhenti beroperasi.

Untuk Citra Satelit ALOS PRISM dan ALOS FUSI tersedia data arsip dari Januari 2006 hingga April 2011, sedangkan untuk Citra Satelit RapidEye tersedia dari Agustus 2008 sampai dengan Maret 2020.

Untuk Citra Satelit SPOT-5 yang mempunyai resolusi spasial 2.5 meter bersama dengan citra satelit lain dari Citra Satelit SPOT-1 hingga SPOT-5, telah berhenti dijual per 1 Agustus 2020 oleh pihak Airbus Defence & Space selaku pemilik Program Satelit SPOT.

  • Citra Satelit Resolusi Menengah (10 Meter20 Meter)

Citra satelit yang termasuk dalam kategori ini yaitu:

  • Sentinel2A & Sentinel2B: Resolusi Spasial Kelas 10 meter;
  • ALOS AVNIR2: Resolusi Spasial Kelas 10 meter;
  • LANDSAT 8: Resolusi Spasial Kelas 15 meter;
  • LANDSAT 7: Resolusi Spasial Kelas 15 meter;
  • ASTER: Resolusi Spasial Kelas 15 meter.
Citra Satelit LANDSAT 8

Gambar 5. Data Olahan Citra Satelit LANDSAT 8 Resolusi Spasial 15 Meter Warna Natural Wilayah SukabumiJawa Barat Skala 1:50,000
(Image Copyright: NASA USGS; Courtesy of Map Vision)

Untuk Citra Satelit ALOS AVNIR-2 yang juga dihasilkan dari Satelit ALOS, data yang tersedia yakni data arsip dari Januari 2006 hingga April 2011.

Sebelumnya pada kategori ini terdapat Citra Satelit SPOT-5 dengan resolusi spasial 10 meter dan Citra Satelit SPOT-4 dengan resolusi spasial 20 meter, namun seperti telah dibahas sebelumnya, Citra Satelit SPOT-1 hingga SPOT-5 telah berhenti dijual per 1 Agustus 2020 oleh pihak Airbus Defence & Space selaku pemilik Program Satelit SPOT.

Harga Citra Satelit

Harga citra satelit saat ini tergantung dari tingkat resolusi spasial, resolusi spektral, dan kebijakan dari perusahaan pemilik satelit itu sendiri. Semakin tinggi resolusi spasial serta semakin banyak band yang terdapat pada sebuah data citra satelit (resolusi spektral), maka harganya akan lebih tinggi.

Perhitungan harga citra satelit saat ini pada umumnya dihitung per kilometer persegi (km2), dengan terdapat minimal order area luasan pembelian, serta terdapat perbedaan harga untuk data arsip, data update, dan data perekaman baru (untuk hal ini akan dibahas lebih lanjut). Biasanya data citra satelit resolusi sangat tinggi dan tinggi menerapkan perhitungan seperti ini.

Namun masih terdapat juga perhitungan per scene yang umumnya diterapkan pada citra satelit resolusi menengah. Pengertian scene sendiri merujuk pada cakupan area per sekali perekaman. Sebagai contoh, luasan per scene data original Citra Satelit Landsat 8 yaitu sekitar 190 x 195 km atau 37,050 km2.

Aturan Pembelian Citra Satelit

Terdapat beberapa aturan dalam pembelian data original citra satelit yang telah ditetapkan oleh pihak vendor, seperti luasan minimal order, jarak antar vertex dan lebar ke segala arah area order, serta penentuan harga untuk masing-masing tipe citra satelit.

Pengertian Vertex

Vertex merupakan titik pertemuan dua garis atau lebih. Berhubung area order merupakan sebuah data vektor dalam bentuk poligon (2 dimensi) tanpa boleh terdapat garis lagi di dalamnya, maka pengertian vertex pada sebuah area order dapat diartikan juga sebagai titik penyusun area order.

Untuk memahami tentang vertex, mari kita lihat contoh tampilan area order di bawah ini:

Vertex

Gambar 6. Pengukuran Jarak Antar Vertex Bagian Ujung Kiri Atas dengan Ujung Kanan Atas

Area di atas merupakan contoh area order untuk pembelian data arsip original Citra Satelit KOMPSAT-3A, dengan bentuk persegi yang terdiri dari 4 vertex.

Aturan pembelian data arsip original Citra Satelit KOMPSAT-3A sendiri yaitu jarak antar vertex minimal sejauh 5 km, dengan minimal order seluas 25 km2. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengecekan terkait luasan minimal order dan jarak antar vertex dari area order menggunakan software geospasial.

Setelah dilakukan pengecekan jarak antar vertex pada bagian ujung kiri atas dengan ujung kanan atas, hasilnya adalah 5.171 km, dan hal tersebut sudah memenuhi persyaratan jarak antar vertex yang mengharuskan minimal berjarak 5 km. Berhubung area order berbentuk persegi, maka dapat dipastikan jarak antar vertex bagian ujung kiri bawah dengan ujung kanan bawah juga sama yaitu 5.171 km.

Selanjutnya kita lakukan pengecekan jarak antar vertex bagian vertikalnya, dapat pengukuran dari vertex di bagian ujung kanan atas dengan ujung kanan bawah atau bisa juga dari ujung kiri atas dengan ujung kiri bawah.

Gambar 7. Pengukuran Jarak Antar Vertex Bagian Ujung Kanan Atas dengan Ujung Kanan Bawah

Seperti terlihat pada Gambar 7 di atas, pengukuran jarak antar vertex bagian vertikal dari ujung kanan atas dengan ujung kanan bawah juga sudah memenuhi syarat, karena jaraknya juga lebih dari 5 km yakni 5.067 km. Jarak antar vertex pada bagian ujung kiri atas dengan ujung kiri bawah juga dipastikan mempunyai jarak yang sama.

Jarak antar vertex area order sudah memenuhi syaratnya, kita tinggal melakukan pengecekan luasan area order. Dengan ukuran panjang dan lebar lebih dari 5 km, sebenarnya sudah dipastikan luasannya sudah memenuhi syarat, karena kalau dihitung maka luasan area order yakni 5.171 km x 5.067 km = 26.201 km2, dan hal tersebut sudah melebihi syarat minimal order seluas 25 km2. Untuk lebih memastikan, kita juga dapat mengetahui luasan area order melalui penggunaan tool penghitung luasan area order pada software geospasial, seperti tampak pada gambar di bawah ini:

Gambar 8. Informasi Area Order

Terlihat dari Gambar 8 di atas, dari hasil penggunaan tool pada sebuah software geospasial, diketahui bahwa luasan area order yaitu 26.375 km2 (informasi pada bagian ENCLOSED_AREA).

Walaupun berbeda dari hasil perhitungan manual, tapi perbedaannya tidak terlalu jauh, dan kita masih dapat menggunakan informasi luasan area tersebut, berhubung untuk luasan area order oleh pihak vendor dibuat dalam bentuk integer, sehingga tidak ada angka desimal.

Biasanya pembulatan ke bawah untuk luasan area order dilakukan untuk angka desimal hingga 0.5 km, sebagai contohnya jika luasan area order adalah 26.375 km2, maka pembulatannya menjadi 26 km2, dan jika lebih dari 0.5 km2 maka akan dibulatkan ke atas, dengan contoh misalnya luasan area order adalah 26.789 km2 maka luasan area ordernya dibulatkan menjadi 27 km2. Namun terkait pembulatan luasan area order ini sangat tergantung kebijakan masing-masing vendor dan juga hasil perhitungan luasan area order di software, berhubung biasanya terdapat perbedaan hasil perhitungan diantara softwaresoftware geospasial, walaupun tidak terlalu jauh bedanya.

Area order di atas merupakan contoh area order dengan bentuk yang sederhana dan sudah memenuhi syarat, lalu bagaimana jika bentuknya tidak beraturan?. Untuk contoh kasus seperti itu, dapat dilihat pada gambar di bawah ini:

Gambar 8. Area Order dengan Bentuk Tidak Beraturan

Area order di atas merupakan contoh area order untuk pembelian data arsip original Citra Satelit WorldView-2 dengan resolusi spasial kelas 50 cm, dengan persyaratan luasan minimal order yakni 25 km2, dengan jarak antar vertex minimal sejauh 2 km.

Dengan bentuk area order yang tidak beraturan, selain harus melakukan pengecekan jarak antar vertex, juga harus memperhatikan lebar ke segala arah dari sebuah vertex.

Setelah dilakukan perhitungan, terdapat vertex dengan jarak atau lebar ke segala arahnya yang kurang dari 2 km, tepatnya berjarak 1.589 km. Oleh karena itu, kita perlu melakukan modifikasi terhadap area order tersebut, supaya dapat sesuai dengan persyaratan area order.

Dan berikut contoh tampilan area order hasil modifikasi:

Gambar 9. Area Order dengan Bentuk Tidak Beraturan Hasil Revisi

Dengan menarik bagian vertex bagian bawah yang mempunyai jarak tidak sesuai dengan persyaratan area order, maka jarak atau lebar ke segala arah dari vertex tersebut sudah sesuai persyaratan, dari awal berjarak 1.589 km menjadi 2.23 km.

Area order hasil modifikasi pun tidak membuat jarak antar vertex lainnya atau lebar ke segala arah menjadi tidak sesuai persyaratan, karena walaupun terdapat bagian yang jarak antar vertex-nya berkurang, namun masih sesuai persyaratan dari pihak vendor, namun terdapat sedikit penambahan luasan area order tersebut yakni dari 29 km2 menjadi 32 km2.

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi

Untuk pembelian data arsip original citra satelit resolusi sangat tinggi, hampir semuanya mensyaratkan luasan minimal order yakni 25 km2, namun aturan jarak antar verteks berbeda untuk tiap vendor.

Detail aturan pembelian beberapa data original citra satelit resolusi sangat tinggi yang kami jual adalah sebagai berikut:

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi

Tabel 1. Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Sangat Tinggi
(Klik untuk Melihat Tabel dalam Ukuran Sebenarnya)

Catatan:

1). Untuk pembelian data arsip original citra satelit dari vendor Maxar Technologies, terdapat kategori data arsip dan data update (fresh archive).

Data arsip yaitu data citra satelit yang mempunyai tanggal perekaman lebih dari 90 hari dari hari ini, sedangkan data update (fresh archive) yaitu data citra satelit yang mempunyai tanggal perekaman kurang dari 90 hari dari hari ini.

Contoh:

Jika hari ini dimisalkan tanggal 1 Januari 2013, sedangkan data citra satelit yang akan diorder mempunyai tanggal perekaman 2 Oktober 2012, maka data citra satelit tersebut masuk kedalam kategori data arsip dikarenakan tanggal perekaman dari citra satelit tersebut lebih dari 90 hari (tepatnya 91 hari).

Jika hari ini dimisalkan kembali tanggal 1 Januari 2013, sedangkan data citra satelit yang akan diorder mempunyai tanggal perekaman 4 Oktober 2012, maka data citra satelit tersebut masuk kedalam kategori data update dikarenakan tanggal perekaman dari citra satelit tersebut kurang dari 90 hari (tepatnya 89 hari).

2). Citra Satelit WorldView-1 terdiri dari 1 band (pankromatik – hitam putih), WorldView-3 dan WorldView-2 (4 band dan 8 band), sedangkan sisanya terdiri dari 4 band VNIR (WorldView-4, GeoEye-1, QuickBird, Ikonos, Pleiades-1A, Pleiades-1B, SPOT-6, SPOT-7, KOMPSAT-3, KOMPSAT-3A).

3). Terdapat perbedaan harga antara data arsip, data update, dan data perekaman baru. Untuk data perekaman baru terdapat tambahan biaya kembali untuk kondisi-kondisi tertentu.

4). Untuk data Citra Satelit WorldView-4, QuickBird, dan Ikonos, hanya tersedia data arsip, berhubung ketiga satelit sudah berhenti beroperasi. Untuk informasi terkait ketersediaan data dari tahun berapa hingga tahun berapa dari masing-masing citra satelit, Anda dapat menghubungi kami melalui nomor WA/Telepon/SMS: 0857 2016 4965 atau 0878 2292 5861.

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Tinggi

Untuk pembelian data original citra satelit resolusi tinggi dari range resolusi spasial 2.5 meter hingga 6 meter, rata-rata pihak vendor mensyaratkan luasan minimal order yang lebih luas dibandingkan dengan citra satelit resolusi sangat tinggi. Ketentuan jarak antar vertex dan lebar ke segala arahnya pun lebih jauh dibandingkan citra satelit resolusi sangat tinggi.

Detail aturan pembelian beberapa citra satelit resolusi tinggi yang kami jual adalah sebagai berikut:

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Tinggi

Tabel 2. Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Tinggi
(Klik untuk Melihat Tabel dalam Ukuran Sebenarnya)

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Menengah

Sebagian besar citra satelit yang termasuk dalam kategori citra satelit resolusi menengah yang berada pada range resolusi spasial dari 10 meter hingga 30 meter, pada level produk tertentu, citra satelit-nya dapat diperoleh secara gratis, dan hanya dikenakan biaya untuk pengolahannya saja.

Perhitungan pengolahan data original citra satelit resolusi menengah dihitung per scene dengan data yang tersedia hanya data arsip.

Detail aturan pengolahan beberapa data original citra satelit resolusi menengah yang tersedia di Map Vision adalah sebagai berikut:

Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Menengah

Tabel 3. Aturan Pembelian Citra Satelit Resolusi Menengah
(Klik untuk Melihat Tabel dalam Ukuran Sebenarnya)

Manfaat Citra Satelit

Citra satelit baik yang menggunakan sensor optis pasif ataupun aktif, saat ini sudah biasa digunakan dalam berbagai bidang untuk memudahkan pekerjaan yang tengah dilakukan.

Manfaat penggunaan citra satelit untuk berbagai sektor tersebut antara lain:

  • Bidang Pertambangan dan Energi:

    • Digunakan sebagai data dalam Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) atau perizinan lainnya;
    • Salah satu data yang digunakan dalam laporan area tambang yang dimiliki sebuah perusahaan kepada kementrian terkait;
    • Perencanaan site plan area pertambangan;
    • Monitoring luasan area tambang yang dimiliki perusahaan dari waktu ke waktu;
    • Perencanaan dan monitoring rehabilitasi lahan hasil kegiatan pertambangan;
    • Monitoring kegiatan pertambangan ilegal dan PETI;
    • Inventarisasi potensi area pertambangan;
    • Monitoring perubahan tutupan lahan di area tambang dan sekitarnya;
    • Inventarisasi potensi dan perencanaan lokasi pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
  • Bidang Pertanian dan Perkebunan:

    • Melakukan observasi pada lahan yang luas, petak tanaman hingga tiap individu tanaman;
    • Melakukan identifikasi jenis tanaman dan kondisi tanah, potensi panen, efektifitas pengairan, kesuburan dan penyakit tanaman, kandungan air;
    • Secara berkala (time series) dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan tanaman, laju perubahan jenis tanaman, perubahan atau alih fungsi lahan pertanian;
    • Menghitung jumlah pohon dan volume hasil panen komoditi perkebunan;
    • Perencanaan  pola tanam perkebunan;
    • Perencanaan peremajaan tanaman perkebunan.
  • Bidang Kehutanan:

    • Monitoring batas-batas fungsi kawasan hutan;
    • Identifikasi wilayah habitat satwa;
    • Identifikasi perubahan kawasan hutan akibat illegal loging;
    • Inventarisasi potensi sumber daya hutan;
    • Pemetaan kawasan unit-unit pengelolaan hutan;
    • Perencanaan lokasi reboisasi.
  • Bagi Unit Pengelolaan Hutan HTI:

    • Perencanaan pembagian areal usaha ke dalam bentuk blok, petak dan anak petak;
    • Perencanaan lokasi camp, lokasi menara pengawas, lokasi persemaian, dan lain-lain;
    • Monitoring pertumbuhan tanaman dan areal siap panen.
  • Bagi Unit Pengelolaan Hutan HPH:

    • Inventarisasi luas lahan HPH;
    • Menghitung potensi volume kayu;
    • Perencanaan dan pembuatan site plan;
    • Perencanaan jalur transportasi loging;
    • Mengidentifikasi batas kawasan;
    • Evaluasi laju produksi.
  • Secara berkala (time series) digunakan untuk:

    • Memantau laju kerusakan hutan (deforestation);
    • Memantau perubahan lahan pada kawasan hutan;
    • Memantau keberhasilan Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN).
  • Bidang Arsitek dan Konstruksi:

    • Desain dan perencanaan tapak konstruksi;
    • Desain dan perencanaan landscape konstruksi;
    • Perbaikan proses desain;
    • Monitoring proses konstruksi.
  • Bidang Perencanaan dan Pembangunan Wilayah:

    • Pembuatan peta detail penggunaan lahan;
    • Perencanaan tata ruang, DED, dan landscape pembangunan;
    • Pemetaan kawasan rawan bencana alam;
    • Pemantauan dan penanggulangan bencana alam.
  • Bidang Entertainment dan Pelatihan:

    • Simulasi terbang pada pelatihan pilot;
    • Visualisasi 3 dimensi relief permukaan bumi pada industri film dan game.
  • Bidang Pertahanan dan Intelijen:

    • Mendukung operasi intelijen;
    • Operasi tempur;
    • Operasi teritorial;
    • Operasi militer selain perang.

Cara Mendapatkan Citra Satelit

Citra satelit komersial dapat diperoleh siapa saja baik itu dari instansi pemerintahan, perusahaan swasta, ataupun perorangan.

Anda dapat memesan data original citra satelit komersial beserta pengolahannya serta mapping ataupun data hasil olahan citra satelit yang sudah tersedia secara cuma-cuma (seperti LANDSAT 8, Sentinel-2A, dan lain sebagainya) di Map Vision Indonesia. Kami telah berpengalaman menangani ratusan pekerjaan pengadaan dan pengolahan citra satelit optis dan RADAR dengan berbagai resolusi dari beragam vendor sejak tahun 2013.

Untuk mengetahui ketersediaan data original citra satelit pada area yang hendak Anda order, silahkan Anda mengirimkan data area order dalam format data shapefile (.shp), atau CAD files (.dwg atau .dxf), atau Google Earth files (.kml atau .kmz), atau titik-titik koordinat area order dengan sistem proyeksi UTM atau Geodetik dengan datum WGS 84.

Setelah Anda mengirimkan area order, kami akan melakukan pengecekan ketersediaan data citra satelit yang mencakup area order sesuai dengan spesifikasi yang Anda inginkan.

Jika Anda tidak familiar dengan format data area order di atas, atau terdapat berbagai pertanyaan seputar citra satelit, maka Anda dapat berkonsultasi dengan kami terlebih dahulu untuk pembuatan area order serta hal lainnya, melalui nomor telepon (WA/SMS/Telepon) berikut:

0857 2016 4965 (INDOSAT) atau 0878 2292 5861(XL)

Sekian tulisan terkait jual citra satelit. Semoga Anda yang saat ini berniat untuk membeli citra satelit mendapat informasi yang cukup terkait citra satelit, serta semoga dapat bekerja sama terkait pembelian dan pengolahan citra satelit-nya.

75 comments on “JUAL CITRA SATELIT

  1. Pak,

    Kalau area yg diminta seluas 47rb ha, dengan resolusi spasial max 4 meter, berapa biaya?

    Salam,
    Ari

    • 47 ribu hektar atau sekitar 470 km2, jika menggunakan citra satelit dari DigitalGlobe (QuickBird, WorldView-1, dan WorldView-2) dengan resolusi spasial 50-60 cm, harga totalnya (setelah kena pajak dan shipping) yaitu 7363 USD. Sedangkan dengan citra satelit ALOS dengan resolusi spasial 2.5 meter, kita harus cek dulu berapa scene yang dapat meng-cover area tersebut, dan harga ALOS lebih murah dibandingkan harga dari DigitalGlobe.

  2. salam pa Hendra, saya Alpian dari papua ingin memotret salah satu kecamatan di kabupaten saya tinggal sekitarn papua bagian tengah tepatnya di distrik dumadama kabupaten paniai….mohon petunjuk dari pa Hendra

    • Salam kenal juga Pak Alpian. Untuk pertanyaan lebih lanjut mengenai data citra satelit dan prosedurnya, bapak bisa menghubungi kami pada nomor telepon: 0857 2016 4965

  3. salam pak mt nugraha,
    saya mohammad fadly (adie) dari kota palu – sulteng, kebetulan profesi saya sebagai konsultant teknik sering mendapatkan pekerjaan pemetaan, saya ingin tanyakan :
    1. apakah bisa juga saya bisa dapatkan peta topografinya sesuai dengan wilayah yang saya inginkan dan mempunyai skala?
    2.untuk ordernya, alamatnya dimana? (alamat, email dan no. hp) dan apakah data nya update.
    trims……….

  4. Pak,
    Citra dengan luas 1500, interval kontur 1 m, daerah berau, kal tim harganya berapa?, n no telp yang dapat saya hubungi

    Thank,s

  5. Salam Pak Hendra, citra dengan luas 1500 km2 resolusi 1 m, daerah Bantul-Sleman, DIY harganya berapa ya?terima kasih.

  6. Citra liputan tahun 2012 dengan resolusi 5 meter/pixel untuk area seluas 200 Km2 di Kalimantan Selatan, kira-kira berapa harganya, pak.

  7. 2°30’36.33″S
    120°48’31.35″E
    berapa biaya untuk titik kordinat tersebut
    dan berapa luas areanya

    • Maaf Pak Muhajir, itu hanya satu koordinat sedangkan untuk membuat sebuah area diperlukan minimal 3 atau 4 titik koordinat. Silahkan bapak mengirimkan data titik-titik koordinat tambahan supaya nanti kita plot serta buatkan sebuah area order ke email kami di : hendraparley@gmail.com

  8. Ini rencana kami mau pesan citra , mohon dicekkan dulu ttg ketersediaan data arsip atau update lokasi kab murung raya, kalimantan tengah, brpa biayanya. Jika tidak ada data untuk 1 kabupaten, daerah mana ja yang ada datanya, daerah yang masih dalam kab murung raya. Koordinat Kab Murung Raya:
    76752, 10087863
    77174, 9900823
    294191, 9900823
    294191, 10088285

    Tolong dicek area trsbut tuk CITRA QUICKBIRD dan WORLDVIEW-2

  9. Biaya yang saya maksud adalah biaya keseluruhan termasuk didalamnya biaya pengolahan citra. jadi output citra yang saya harapkan adalah citra siap pakai.
    Satu lagi, brpa biaya pengolahan tuk mendapatkan citra DEM kontur 1m s/d 5m

  10. alamatnya tolong pak, berikut no hp kalo bisa,,
    ooo iya tolong kirim contoh citra satelit dari DigitalGlobe (QuickBird, WorldView-1, dan WorldView-2) dengan resolusi spasial 50-60 cm, dan citra satelit ALOS dengan resolusi spasial 2.5 meter, makasih 🙂

  11. maksud saya contoh jpeg

  12. salam kenal pak,
    saya mau menanyakan harga citra untuk quickbird tahun 2013 dengan luasan 541,1 Km2 di daerah Riau brapa harganya ya pak trims

  13. Salam kenal pak,,,,
    Boleh gak kami dikirimkan daftar harga citra untuk quickbird,, wordview, ikonos, geoeye,dan ikonos?? Data arsip dan perekaman terbaru…,

  14. Pak boleh tanya gak harga untuk pengolahan citra supaya citra yang akan kita beli bisa siap pakai, berapa harga pengolahannya pak?? terimakasih

  15. Pak, saya mau tanya harga p. citra resolusi tinggi per-km2 untuk kab. situbondo ?

  16. Pak, saya mau tanya brapa harga peta citra resolusi tinggi per km2? makasih…

  17. Pak kalau saya mau foto satelit di tempat saya tapi kejadian tahun 2012 , bisa ga?

  18. Salam kenal Pak.!!
    Mau tanya haraga citra geoeye,dan ikonos untuk koordinat 3°24’00″S -.3°27’30″S dan 119°35’00″E – 119°37’00″E tahun pencitraan 2010.

  19. Salam Kenal,
    Pak, mau tanya untuk pembuatan peta worldview, ALOS, dan SPOT 6 areal seluas 900 ha (liputan terbaru maks. 4 bulan) berapa? tks

  20. Salam kenal, mohon informasi harga citra satelit quick bird 2014 resolusi 60 m untuk provinsi riau berapa harga perkilometer perseginya Pak? Terima kasih.

  21. Ass,Wr,Wb.
    Sehubungan dengan adanya rencana pengadaan Peta Citra Landsat resolusi Tinggi berserta peta penafsiran citra landsat untuk tahun anggaran 2015 di Kabupaten Mukomuko Propinsi Bengkulu, maka bersama ini kami mohon info harga untuk masing-masing Peta tersebut. Terima kasih.

  22. Salam
    mau tanya berapa lama waktu pemesanan citra Quickbird yg arsip? Ada gak citra yg resolusi spasialnya lebih tinggi dari Quickbird? Citra yg akan kami peroleh jika memesan sudah terkoreksi geometri atau belum?

    • Dear Pak Rulharshar,

      Data original arsip Citra Satelit QuickBird akan tersedia maksimal 2 minggu dari hari pertama kali bapak order, tapi biasanya satu minggu sudah tersedia. Untuk saat ini citra satelit yang resolusi spasialnya lebih tinggi dari QuickBird yaitu Citra Satelit WorldView-2 dan GeoEye-1.

      Data original yang dipesan belum diolah pak, sehingga belum terkoreksi secara geometrik, jika hendak diolah maka dikenakan biaya tambahan untuk pengolahannya.

      Sekian informasi yang dapat saya sampaikan saat ini, untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi kami melalui telfon : 0857 2016 4965

      Terima kasih

      Salam
      Map Vision

  23. selamat siang,
    mohon informasi ketersediaan citra resolusi tinggi untuk wilayah permukiman (sekitar sungai mahakam di kecamatan long apari dan long pahangay, kabupaten mahakam ulu (pemekaran kutai barat).

    Terima kasih

  24. mlm pak….kalau poto citra satelit daerah palopo

  25. Min untuk peta Quickbird 0,6m seluas 6000 ha, skrg dharga brapa min?, tq

  26. Selamat siang pak, saya dari kalimantan barat, kab. sanggau, bisa minta informasi harga citra satelit dengan resolusi tinggi atau menengah untuk koordinat sbb, 1. 109.964;-0.516. 2.110.539; -0.457. 3.111.096;0.72. 4.110.069;1.207. 5.110.154; 0.46. 6.109.803;-0.01, ditunggu konfirmasinya.

  27. untuk pemetaan bentuk lahan sebaiknya menggunakan citra apa denga resolusi berapa?

    terimakasih, mohon dibalas ke arief_kal@yahoo.com 🙂

  28. citra satelit resolusi tinggi di Pulau Bintan Kepulauan Riau seluas 700 Ha berapa harganya? tks

  29. Salam kenal..
    saya mau tanya, berapa biaya citra satelit wordview 1 50-60cm untuk wiliyah satu kabupaten mahkam ulu.. mohon infonya.. terimakasih..

  30. ass wr wb,,,
    alam kenal, mohon informasi harga citra satelit quick bird 2014 resolusi 60 m untuk PROYEK JABUNG RING DIKE , WILAYAH PERBATASAN TUBAN LAMONGAN PROPINSI JAWA TIMUR berapa harga perkilometer perseginya Pak? Terima kasih.

  31. Selamat pagi,,
    Mohon Informasi harga terkini produk-produk data citra satelit dari vendor DigitalGlobe per KM2, untuk setiap tahun liputannya,,terima kasih

  32. Mau tanya harga

  33. saya ingin mendapatkan data tutupan terumbu karang taman wisata perairan laut banda untuk penelitian tesis. luasnya 2500 hektar. berapa ya hargany

  34. mau tanyak harga data satelit WorldView-2 atau ikonos untuk garis pantai sepanjang 5km berapa ya?

    • Dear Kang Raihan,

      Minimal order untuk data arsip Citra Satelit WorldView-2 atau Ikonos yaitu seluas 25 Km2 (5 Km x 5 Km).

      Untuk masalah harga silahkan hubungi kami pada nomor telepon : 0857 2016 4965

      Terima kasih

      Salam
      Map Vision

  35. salam kenal pak admin, kalau pesan peta citra satelite untuk 1 kabupaten dan dengan Distriknya kira2 biayax brapa ya….? mohon infox…

    • Salam kenal juga Pak Sam. Harganya berbeda-beda tergantung jenis citra satelitnya, dengan perhitungan harganya juga berbeda antara pembelian data citra satelit yang satu dengan yang lainnya. Silahkan menghubungi kami via telepon di : 0857 2016 4965 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Thx.

  36. Salam kenal pak, saya perlu data2 harga citra satelit untuk per km2

  37. salam kenal pak, saya membutuhkan data dan harga satelit citra quick bird atau ikonos untuk rekaman tahun 2016. untuk wilayah Kabupaten Bengkulu Tengah Propinsi Bengkulu dengan koordinat 102, 11′,24″- 102, 37′,12″ BT dan 3,28′,48″-3,51′,36″. Mohon infonya. Thanks

  38. Pak kalau luasan 3000 ha, biayanya berapa untuk resolusi Citra 1 meter ke bawah

  39. Apakah punya data arsib tahun 2016, dan berapa harga data arsib citra resolusi tinggi maks 5m, untuk daerah kec. Nyuatan dan Kec Damai Kutai Barat dan Kec. Sanggata Kab. Kutai Timur.. ya. ditunggu responnya. tks

    • Dear Pak Harsono,

      Silahkan hubungi marketing kami terlebih dahulu, pada nomor berikut: 0857 2016 4965

      Nanti akan kami jelaskan ketersediaan data serta harganya.

      Terima kasih

      Salam
      Map Vision

  40. Harga citra satelit lokasi provinsi sulawesi barat (6 kabupaten)

  41. Untuk harga citra satelit quickbird 1 kmx1 kmnya brpa ya??

    • Dear Pak Hairulamrillah,

      Mohon maaf sekali baru dibalas hari ini. Silahkan bapak menghubungi bagian marketing kami pada nomor telepon berikut ini: 0857 2016 4965.

      Terima kasih

      Salam
      Map Vision Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: